Senin, 16 Februari 2015

Langit yang jenuh



Di,
Malam ini tetap seperti biasa. Dia masih tidak datang pada sunyiku. Dia lupa akan janji untuk menemaniku menjemput kelam. Aku tahu dia masih disana, ditempat orang menghabiskan waktu bersama larutan-larutan yang tak pernah ku mengerti itu apa.

Selanjutnya bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/langit-yang-jenuh/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar