Senin, 23 Desember 2013

Dua sunrise di akhir pekan

slayer merah pemberian seseorang


Akhir pekan yang menyenangkan. Itulah kesimpulan saya untuk akhir pekan pertama di bulan September ini. Berawal dari ajakan trip bareng di sebuah grup backpacker, akhirnya sama bersama beberapa teman kos menikmati dua sunrise di dua tempat yang bertolak belakang. Tempat pertama adalah sunrise di pantai Bajul Mati Malang. Dan Tempat kedua adalah sunrise di Pananjakan yang merupakan salah satu kawasan dari wisata Pegunungan Bromo Tengger Semeru.


Selanjutnya bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/dua-sunrise-di-akhir-pekan/

pantai bajulmati di pagi hari


mushola di kawasan pantai bajulmati
gazebo di pantai bajulmati







Sabtu, 21 Desember 2013

Cerita-cerita Yang Merayakan Kematian :Sebuah Pengantar

* Tulisan ini merupakan kata pengantar dari buku antologi cerpen " Petaka Sastra Jendra" UKM Penulis Tahun 2013




Sebuah Paragraf Pembuka
Apa yang disebut dengan memelihara hasrat menulis karya fiksi, inilah yang berusaha ditunjukkan oleh mahasiswa-mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis (UKMP) Universitas Negeri Malang. Konsistensi UKMP dalam menerbitkan kumpulan cerpen memang berusaha untuk dibuktikan. Setelah sebelumnya menerbitkan Ketawang Puspawarna dan Lukisan Merah, kali ini kumpulan cerpen Petaka Sastra Jendra telah menunjukkan bahwa mahasiswa-mahasiswa UM masih memiliki minat yang besar terhadap karya tulis terutama karya fiksi. 


Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/cerita-cerita-yang-merayakan-kematian-sebuah-pengantar/

Kamis, 19 Desember 2013

(Bukan) Si Parasit Lajang



Di suatu pagi, tiba-tiba saya teringat novel trilogi karya Ayu Utami yang berjudul Si Parasit Lajang, Cerita Cinta Enrico, dan Pengakuan Eks Parasit Lajang. Tiga novel ini, menurut saya, sejenis pembelaan diri dari Ayu Utami. Novel Si Parasit Lajang berisi pembelaan diri terhadap keputusannya untuk tidak menikah. Novel Cerita Cinta Enrico berisi pembelaan diri mengapa Ayu Utami akhirnya memilih Erik. Dan Novel Pengakuan eks parasit lajang berisi pembelaan diri Ayu Utami atas perubahan keputusannya untuk menikah, meskipun hanya secara gereja tidak secara hukum negara.

Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/bukan-si-parasit-lajang/

Ransel Peri

"Kau tahu, terkadang kita terlalu fokus pada tujuan hingga lupa untuk menikmati setiap perjalanan."

Coming soon
Ransel Peri alamat : ranselperi.com
Karena di dalam ransel, tersimpan jejak perjalanan dan mimpi masa depan

Kamis, 13 Juni 2013

Patah Hati Tingkat Tinggi




Kalau ada survei tentang siapa yang pernah mengalami patah hati dengan jumlah paling banyak, maka selain Raditya Dika dalam Malam Minggu Miko, jawabannya adalah saya. Saking seringnya patah hati, sampai-sampai saya jadi kapok patah hati. Saya patah hati pertama kali ketika saya berada di sekolah dasar dan nampaknya terus berlanjut sampai saya menjadi mahasiswa. Patah hati menjadi semacam kutukan bagi saya karena saya selalu menyukai seseorang yang tidak pernah sedikitpun menyukai saya. Alasannya sih hampir sama : mereka tidak tertarik, yang akhirnya bisa saya simpulkan bahwa saya memang tidak menarik.






Berikut ini hasil analisis SWOT yang telah saya lakukan. Silahkan disimak dan dibaca dengan penuh perasaan.




Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/patah-hati-tingkat-tinggi/

Jumat, 05 April 2013

Dunia Personal dan Sejumlah Narasi


Dunia Personal dan Sejumlah Narasi dalam Kumpulan Puisi

Ada Hujan Turun Pelan-Pelan Karya Ria A.S.[1]

 

Oleh Royyan Julian
[2]


Ada sejumlah dunia yang hendak dibangun oleh Ria A.S. di dalam puisi-puisi di dalam buku Ada Hujan Turun Pelan-Pelan. Sejumlah dunia tersebut dikelompokkan ke dalam dua kategori. Pertama, dunia personal, yaitu dunia tempat Ria A.S. mengartikulasikan pengalaman personalnya tentang kesepian, kerinduan, dan kenangan. Kedua, dunia yang merupakan representasi dari “narasi”, baik narasi besar (pada abad modern), maupun narasi kecil (pada abad post-modern). 

Selanjutnya bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/dunia-personal-dan-sejumlah-narasi/
[1] Lulusan Sastra Indonesia UM dan pengajar bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) di UM [2] Disampaikan dalam Launching dan Bedah Buku "Ada Hujan Turun Pelan-Pelan" Padepokan Aksara UKMP UM, 13 Maret 2013