: memandang lebih dekat kehidupan wartawan
Tampilkan postingan dengan label novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label novel. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Juni 2016
Berita Dari Kurawan
Kamis, 09 Juni 2016
Cinta Dan Keterasingan Dalam Novel Maryam
Pada suatu hari, ketika Okky Madasari menyambangi Kafe Pustaka dalam
rangka diskusi novel terbarunya yang berjudul “Kerumunan Terakhir”, Prof
Djoko Saryono berkata : Jika ada novel pembangun jiwa, maka novel-novel
karya Okky Madasari adalah novel pengobrak-abrik jiwa. Saya turut
mengamini ucapan Prof Djoko Saryono tersebut. Bagi saya, Okky Madasari
selalu memilih topik-topik yang berani dalam novel-novelnya. Okky selalu
menulis tentang topik-topik tidak biasa dengan bahasa yang lugas,
langsung kepada inti masalah, tanpa mendayu-dayu, dan tanpa pengantar
yang dibuat berlebihan.
Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/cinta-dan-keterasingan-dalam-novel-maryam/
Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/cinta-dan-keterasingan-dalam-novel-maryam/
Tulisan ini dimuat di gubuktulis.com tanggal 08 Juni 2016 ( klik disini )
Selasa, 07 Juni 2016
Membangun Dan Mengguncang Jiwa Melalui Novel
Pada
suatu hari, ketika Okky Madasari menyambangi Kafe Pustaka dalam rangka
diskusi dan promo novel terbaru "Kerumunan Terakhir", Prof Djoko Saryono
berkata : Jika ada novel pembangun jiwa, maka novel-novel karya Okky
Madasari adalah novel pengobrak-abrik jiwa. Saya turut mengamini.
Kebetulan minggu kemarin saya baru saja membaca novel Ayat-ayat Cinta 2
dan Maryam. Novel AAC 2 saya dapatkan sebagai kado pernikahan dari
seorang dosen di Fakultas Syariah yang sudah saya anggap sebagai seorang
ibu. Sedangkan novel Maryam sengaja saya beli di stand buku ketika Okky
Madasari sedang mengisi acara di Kafe Pustaka.
Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/membangun-dan-mengguncang-jiwa-melalui-novel/
Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/membangun-dan-mengguncang-jiwa-melalui-novel/
Rabu, 01 Juli 2015
Kambing, Hujan, dan Guyonan ala NUMU
Agar tampak kekinian, akhirnya saya membeli Buku "Kambing dan Hujan"
karya Mahfud Ikhwan yang baru saja memenangkan Sayembara Novel Dewan
Kesenian Jakarta tahun 2014 lalu. Nah, karena penasaran tentang sosok
penulis yang tidak pernah saya dengar sebelumnya, maka saya membaca dulu
novel pertamanya yang saya pinjam dari perpustakaan UIN Malang : "Ulid
Tak Ingin Ke Malaysia".
Selanjutnya, bisa dibaca di blog baruku : http://ranselperi.com/kambing-hujan-dan-guyonan-ala-numu/
Langganan:
Postingan (Atom)
